Trader dan Satpam Gym Jadi Dalang Percobaan Penculikan Lansia di PIK
Pada Senin, 15 Juni 2026, polisi akhirnya mengungkap sosok dalang di balik percobaan penculikan terhadap lansia berusia 70 tahun di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Pelaku utama diketahui berinisial CW, seorang trader yang terlibat dalam konflik asmara dengan keluarga korban.
Rekrut Satpam Gym sebagai Komplotan
Dalam perkara ini, CW tidak beroperasi sendirian. Ia merekrut seorang temannya, FAP, yang bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah gym apartemen. Kedua pelaku berhasil dibekuk setelah aksi penculikan tersebut terekam kamera CCTV.
Menurut Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, CW dan FAP sudah saling mengenal sebelumnya karena sering bertemu di tempat kebugaran. CW kemudian mengajak FAP untuk terlibat dalam aksi tersebut dengan iming-iming sebuah mobil sebagai imbalan kerja sama.
Motif dan Penangkapan Pelaku
Dari hasil penyelidikan polisi, motif di balik aksi penculikan ini berakar dari hubungan pribadi antara CW dengan anak korban. Hubungan keduanya tidak mendapat restu dari pihak keluarga korban, yang kemudian membuat CW merencanakan penculikan sebagai langkah nekat.
Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan berada dalam tahanan polisi. Mereka dijerat dengan Pasal 17 dan 18 Juncto Pasal 450 serta 471 KUHP. Polisi menemukan bahwa CW tidak bisa lagi menghubungi keluarga korban setelah hubungan mereka terputus akibat masalah asmara yang tidak direstui.












