Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Proyek di Tebet, Polisi Periksa Kontraktor Dalami Kelalaian
Jakarta, VIVA – Seorang balita berusia empat tahun dengan inisial I alias O tewas setelah terjatuh ke dalam lubang proyek yang terdalam sekitar empat meter. Kasus tragis ini sedang diusut oleh pihak kepolisian dengan memanggil kontraktor dan sejumlah saksi sebagai bagian dari investigasi.
Panggilan Polisi untuk Mendalami Kasus
Kini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan sedang menangani kasus ini untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian yang terjadi. Kapolsek Tebet, Ajun Komisaris Polisi Ischak, menyampaikan bahwa pihak terkait proyek dan saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
Lubang Proyek yang Menyebabkan Kecelakaan
Informasi yang didapat menyebutkan bahwa lubang proyek tersebut sebenarnya direncanakan untuk dijadikan pondasi bangunan yang akan dijadikan lapangan futsal. Namun, kecelakaan tragis ini menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan proyek konstruksi yang sedang berlangsung.
Ischak memastikan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa saksi-saksi dan kontraktor terkait lubang proyek tersebut untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Apakah ada unsur kelalaian yang terjadi akan menjadi fokus utama dari penyelidikan polisi dalam kasus ini.
Saat ini, lubang proyek tersebut telah ditutup kembali untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan. Polisi juga telah melakukan penutupan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memfasilitasi proses penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tragis ini.
Keluarga korban dan masyarakat sekitar dilanda duka mendalam atas kejadian ini. Proses penyelamatan balita malang tersebut memakan waktu dan usaha yang besar, namun, sayangnya nyawa balita tersebut tidak dapat diselamatkan.












