John Kei Minta Warga Tahan Diri Setelah Bentrokan Maut di Menteng
Jakarta, VIVA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Kei Indonesia (DPP AMKEI), John Kei, mengeluarkan seruan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Indonesia Timur, untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi menyusul insiden bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
AMKEI: Jalankan Prosedur Hukum, Tidak Ada Main Hakim Sendiri
Seruan tersebut disampaikan melalui Ketua Harian DPP AMKEI, Abubakar Refra, saat mengunjungi Polda Metro Jaya. Refra menekankan pentingnya penegakan hukum dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Indonesia Timur untuk menahan diri, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” ujar Abubakar Refra.
AMKEI Siap Mendukung Penegakan Hukum
Abubakar Refra juga menyatakan bahwa AMKEI akan mendukung proses hukum sepenuhnya, dan siap bersikap kooperatif apabila terdapat keterlibatan anggota atau pihak yang terkait dengan organisasi tersebut dalam kasus tersebut.
“Ketua Umum DPP AMKEI Indonesia John Kei menegaskan bahwa, AMKEI Indonesia berkomitmen menjaga persatuan, kedamaian, stabilitas nasional, dan keutuhan negara Republik Indonesia,” tambahnya.
Dalam kasus bentrokan di Jalan Tambak, Polda Metro Jaya telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Proses hukum terus berjalan, dengan penyidik sudah memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV.












