Enam Provinsi Rawan Karhutla Menurut Menko Polkam
Pemerintah Indonesia tengah waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi yang dinilai rawan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago dalam sebuah konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.
Enam provinsi yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Riau. Menurut Djamari, provinsi-provinsi ini memiliki kawasan lahan gambut yang rentan terbakar selama musim kemarau, terutama di bawah pengaruh dari fenomena El Nino.
Kawasan Lain yang Terkena Dampak
Selain keenam provinsi tersebut, kebakaran hutan juga terjadi di beberapa kawasan lain di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Untuk mengatasi karhutla ini, pemerintah telah mengerahkan sekitar 43 helikopter untuk membantu pemadaman api dari udara di berbagai wilayah yang terdampak.
Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan dari udara, tetapi juga melalui upaya darat. Pemerintah telah menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung petugas lapangan dalam pemadaman. Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan instansi terkait juga terus dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan berjalan dengan baik.
Penyebaran Informasi Terkini
Kepala BNPB, Suharyanto menyampaikan bahwa upaya pemadaman karhutla di Gunung Bromo telah diperluas ke dua titik. Informasi terbaru terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah terus diupdate untuk memastikan situasi terkendali dan mencegah penyebaran lebih luas.












