WhatsApp Ungkap Alasan di Balik Pemblokiran Banyak Akun
Proses Pemblokiran Akun Pengguna WhatsApp
Pada Rabu, 26 Agustus 2026, WhatsApp menjelaskan bahwa sejumlah akun penggunanya di Indonesia terblokir akibat kesalahan sistem dalam mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan. Kepala Kebijakan WhatsApp untuk Asia Pasifik, Esther Samboh, menyatakan bahwa sistem WhatsApp mendeteksi aktivitas yang tidak sesuai, termasuk tindakan spam.
Sinyal dari Perilaku Pengguna
Esther menjelaskan bahwa WhatsApp menggunakan berbagai sinyal dari perilaku pengguna untuk membantu sistem mendeteksi kemungkinan pelanggaran ketentuan layanan. Namun, dalam proses tersebut, terjadi kesalahan sehingga sejumlah akun pengguna yang sebenarnya tidak melanggar ketentuan ikut terblokir.
Mitigasi dan Pemulihan Akses
Esther mengakui bahwa ini merupakan kesalahan sistem yang langsung diatasi melalui langkah mitigasi oleh tim WhatsApp. Banyak akun yang sebelumnya terkena pemblokiran telah mendapatkan kembali akses ke layanan. Perusahaan juga memastikan bahwa insiden ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan bersifat global.
Pemblokiran yang terjadi tidak ditujukan secara spesifik kepada pengguna di Indonesia, namun merupakan bagian dari kesalahan sistem yang terjadi di seluruh platform WhatsApp. Untuk pengguna yang masih terdampak, WhatsApp telah menyediakan mekanisme pengajuan banding langsung melalui aplikasi dengan peninjauan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Evaluasi Sistem untuk Pencegahan Masa Depan
Esther menegaskan bahwa WhatsApp terus melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap sistemnya guna mencegah kesalahan serupa terjadi lagi di masa depan. Pasca-insiden tersebut, tim WhatsApp telah berhasil melakukan mitigasi substansial untuk mencegah kejadian serupa ke depannya.












